Thursday, June 30, 2011
Risiko
Krisis Identitas
Seekor anak katak lahir di sebuah rawa. Dia berenang dan bermain dengan ikan-ikan kecil di sana. Ketika kaki dan tangannya mulai tumbuh, teman-temannya mulai menjauhinya dan menganggap dia aneh. Sang katak menjadi sedih dan naik ke permukaan. Di sana dia melihat dengan seekor burung bangau. Melompat dan terus melompat lebih tinggi, namun dia tak pernah berhasil untuk terbang setinggi sang bangau. Setelah lelah mencoba, akhirnya dia duduk menyerah di sebuah lingkaran daun teratai. Mengeluh kepada Pencipta,”mengapa Engkau menciptakan aku seperti ini?”
Kebebasan
Seekor anak orang utan lahir di sebuah pusat rehabilitasi. Bosan dan merasa terkurung di sana, dia mencoba kabur ketika petugas membuka pintu untuk membersihkan kandangnya. Sang orang utan terus bergelayutan dari pohon ke pohon sambil tertawa-tawa. Aku bebas! Sampai dia mulai lelah dan merasakan perutnya keroncongan, tapi siapa yang akan mengantarkan makanan siang ini?
Kepintaran
Seekor kakaktua putih diselamatkan dari usaha penyelundupan. Dia dikarantina di sebuah pusat rehabilitasi. Sang kakaktua putih ini pandai berceloteh,”I love you! I love you! I love you!’’ apabila ada manusia yang mendekati sangkarnya. Seharusnya sebagai hewan langka, dia dikembalikan ke alam liar untuk beregenasi. Namun, menurut relawan yang sedang bekerja di sana, kakaktua putih ini tidak akan pernah bisa melihat rumahnya kembali, karena dia sudah terlalu pintar!
Bertahan Hidup
Seekor gurita ditangkap oleh petugas penjaga kebersihan laut atas tuduhan pencemaran lingkungan. Ketika jaksa bertanya apa alasannya, gurita itu menjawab dengan kepala tertunduk dan terbata-bata ,”…saya hanya… mencoba…. untuk… bertahan…. hidup…”.
Ketekunan dan Kerja Keras
Seekor lebah terperangkap dalam sebuah rumah, dia mencoba untuk keluar melalui jendela. Setelah berulang-ulang menabrak kaca akhirnya dia mati kelelahan. Di sorga, malaikat bertanya apa penyebab kematiannya. Sang lebah menjawab,”kunci kesuksesan adalah ketekunan dan kerja keras!”
Percaya Diri
Seekor burung merak berjalan lenggak lenggok, memamerkan keindahan bulunya. Penasaran dengan tingkahnya, seekor ayam bertanya mengapa dia berlaku demikian. Sambil menegakkan kepalanya burung merak itu menjawab,”saya lagi berusaha untuk kelihatan menarik.”
Mandiri
Seekor orang utan yang baru dilepaskan dari pusat rehabilitasi bergabung dengan teman-temannya di alam bebas. Ketika jam makan siang, semua orang utan memakan pisang dengan lahapnya, kecuali dia yang baru bergabung. “kamu sudah tidak doyan pisang?” tanya temannya. “bukan, aku tidak tahu bagaimana cara mengupasnya.”, jawabnya sambil tersipu.
Subscribe to:
Comments (Atom)